Ballroom Klasik

Nadia & Bima — ballroom klasik dengan palet gelap

Enam ratus tamu di Talago Convention Hall, dengan dekorasi burgundy dan emas tua yang melawan kebiasaan ballroom serba terang.

Nadia & Bima — ballroom klasik dengan palet gelap
Pasangan
Nadia & Bima
Lokasi
Kota Jambi
Tanggal
30 Mei 2026
Jumlah tamu
600 orang

Resepsi enam ratus tamu biasanya memaksa keseragaman: pelaminan besar, warna terang, dan tata letak yang itu-itu saja. Nadia dan Bima mencoba arah sebaliknya, dan berhasil karena satu alasan — mereka menyesuaikan pencahayaan, bukan hanya warna.

Gelap butuh lebih banyak lampu, bukan lebih sedikit

Palet burgundy dan emas tua menyerap cahaya. Dekorator menambah tiga kali lipat titik lampu dibanding setup ballroom biasa: uplight di sepanjang dinding, spotlight sempit ke pelaminan, dan lilin di setiap meja bundar. Hasilnya ruangan terasa hangat, bukan suram — dan foto tetap bersih tanpa flash keras.

“Warna gelap di ballroom itu bisa sangat elegan, asal anggaran lampunya ikut dinaikkan. Kalau tidak, hasilnya malah terlihat murung.”
— Griya Dekor Jambi

Mengatur enam ratus orang

Dua pintu masuk dibuka bersamaan untuk memecah antrean salam, dan meja penerima tamu digandakan. Gubugan ditempatkan melingkar di tepi ruangan, bukan berjajar di satu sisi. Antrean terpanjang malam itu hanya sekitar lima menit — angka yang jarang tercapai di acara sebesar ini.

Tim videografi memakai dua kamera statis di balkon plus dua operator di lantai, sehingga prosesi masuk pengantin terekam utuh tanpa ada operator yang menghalangi pandangan tamu.

Dokumentasi Nadia & BimaDokumentasi Nadia & Bima

Cerita lainnya

Semua inspirasi →