Intimate Wedding

Rina & Yoga — akad pagi dan jamuan keluarga di Bungo

Enam puluh tamu, satu meja panjang, dan keputusan berani untuk meniadakan pelaminan sama sekali.

Rina & Yoga — akad pagi dan jamuan keluarga di Bungo
Pasangan
Rina & Yoga
Lokasi
Bungo
Tanggal
24 Januari 2026
Jumlah tamu
60 orang

Rina dan Yoga menghapus satu hal yang hampir selalu ada di resepsi Indonesia: pelaminan. Tanpa panggung, tidak ada barisan tamu menunggu giliran foto, dan tidak ada dua orang yang duduk terpisah dari semua orang selama tiga jam.

Satu meja panjang untuk semua

Enam puluh tamu duduk di satu meja panjang berbentuk U. Pengantin duduk di tengah salah satu sisi, bukan di kepala meja. Jamuan disajikan bertahap, dan percakapan berjalan sendiri tanpa perlu dipandu MC.

  • Akad pukul delapan pagi, jamuan langsung menyambung sampai tengah hari.
  • Tidak ada sesi hiburan formal; musik hanya latar dari satu gitar akustik.
  • Souvenir berupa batik Tebo dalam kemasan kecil, diserahkan langsung oleh pengantin saat tamu pamit.

Dokumentasi yang menyesuaikan

Tanpa pelaminan, tidak ada titik tetap untuk memotret. Fotografer dan tim konten bekerja lebih banyak secara candid, berpindah mengikuti percakapan. Hasilnya lebih hidup, tapi menuntut tim yang terbiasa — ini bukan format untuk vendor yang mengandalkan pose berurutan.

“Acara tanpa pelaminan itu justru lebih sulit direkam, tapi hasilnya paling jujur. Semua orangnya benar-benar sedang berbicara, bukan sedang berpose.”
— Rekam Rasa Creator
Dokumentasi Rina & YogaDokumentasi Rina & Yoga

Cerita lainnya

Semua inspirasi →